Selamat malam sahabat honorer, hari ini 28/02/2017 perekapan dan penyusunan berkas sudah hampir selesai sekitar 80%. 
HERMANTO TANJUNGBALAI

Hermanto selaku ketua sementara mengatakan bahwa sanya dia telah merekap sekitar 500an berkas lebih. Hermanto sudah melakukan pencekingan ulang didukung rekan - rekan yang lain seperti Dewi, Surya, Ilham Rezeki, Ilhamuddin, Feriyana, Rahmaini, Hajipto, dan ada beberapa yang lainnya tidak disebutkan namanya. Mereka sudah hampir dua minggu melakukan pencekingan ulang agar berkas yang di susun dan yang akan di antarkan benar - benar baik dan sesuai dengan kebenarannya.

Dalam perekapan data ini Hermanto menuturkan bahwa sanya berkas yang terbanyak berasal dari tenaga kependidikan dan kesehatan. Data yang sudah direkap ini selanjutnya akan di Foto Copy, agar data dapat dipergunakan seperlunya, tentunya akan di kirim dan akan di audensikan ke DPRRI dan ke BKD.

Untuk selanjutnya akan dikirim ke MENPAN agar honorer yang sudah mendaftar di forum ini dapat di angkat untuk menjadi CPNS. Itu lah harapan kedepannya. Sehubung undang - undang ASN sudah di syahkan ada kemungkinan harapan besar honorer akan di angkat jadi CPNS. 


BACA :  JUGA BERITA KEDATANGAN RAJA SALMAN DISINI
ILHAM NSUTION PESILAT

Sabtu 18-02-1017 pengurus Forum Komunikasi Pegawai Tidak Tetap Dan Tenaga Sukarela melakukan pencekingan berkas yang sudah diterima dari rekan-rekan seperjuangan untuk memastikan bahwa sanya anggota yang mengantar berkas ke pengurus benar dan valid data-datanya untuk di kirim ke MENPAN nantinya. Kegiatan ini dilakukan dirumah rekan honorer bernama Dewi yang beralamat Jl. MT. Haryono bertepatan di sebelah penginapan WISMA AL-KARIM. Ketika dilakukan pencekingan, ternyata masih banyak data-data yang diterima pengurus kurang lengkap, contohnya seperti :
-Pengisian Formulir
-Pas Foto 4 x 6 dan
-Foto Copy KTP

Berikut ini adalah dokumen bukti kerja yang dilakukan oleh pengurus sore tadi 18-02-2017

ILHAM NSUTION PESILAT


Dan belakangan kami mendapatkan kabar baik, bahwa sanya Forum ini anggotanya terus bertambah, dan alhamdulillahnya Forum FKPT2TS ini membuka lebar apabila ada anggota baru yang ingin bergabung dan berjuang bersama-sama dalam Forum ini untuk memajukan kesejahteraan para HONORER.

Sudah tahukah anda bahwa posisi keuangan negara‎ yang terbatas, tampaknya akan berimbas pada pengangkatan honorer kategori satu (K1) dan dua (K2) menjadi CPNS.

Bila presiden menyetujui UU Aparatur Sipil Negara (ASN) direvisi demi mengakomodasi honorer K1 dan K2, proses pengangkatan tidak bisa serentak.

"Ya kalau dari posisi keuangan negara kita, dananya sangat terbatas. Dilihat dari pemangkasan anggaran maupun keterlambatan transfer Dana Alokasi Umum (DAU)‎," kata Bambang Riyanto, anggota Komisi II DPR kepada JPNN, Senin (30/1).

Dengan keterbatasan anggaran ini, salah satu solusi yang bisa ditempuh pemerintah yakni dengan mengangkat honorer K1 dan K2 secara bertahap.

Batas waktunya bisa tiga sampai empat tahun.

"Kalau diangkat sekaligus ya sulit. Jumlah K2 430 ribuan, bila diangkat satu kali, negara pasti repot. Bila dana berlebih tidak masalah, yang terjadi sekarang kan dananya kurang," terang politikus Gerindra ini.

Bila diangkat tiga tahun, dana yang terpakai sekira Rp 5 triliun per tahun dengan rerata gaji Rp 3 juta.

Sedangkan bila empat tahun, negara hanya mengeluarkan anggaran hampir Rp 4 triliun.